modul ajar IPS untuk kelas 7 semester 2. dengan tema "Sejarah Pembentukan dan Perkembangan Daerah/Kota, Peristiwa Penting, dan Biografi Tokoh Lokal"

 modul ajar IPS untuk kelas 7 semester 2. dengan tema "Sejarah Pembentukan dan Perkembangan Daerah/Kota, Peristiwa Penting, dan Biografi Tokoh Lokal" 

Identitas Modul

Informasi Modul

Deskripsi

Nama Guru

Dody Dz, S.Pd.

Mata Pelajaran

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas / Semester

VII / Genap

Tahun Ajaran

2 025/2026

Fase

D

Alokasi Waktu

4 Pertemuan (4 x 80 menit = 320 menit)

Topik

Sejarah Lokal: Daerahku dalam Lintasan Masa


Kompetensi Awal

Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang:

  • Konsep waktu dalam sejarah (masa lalu, sekarang, masa depan).

  • Sumber-sumber sejarah sederhana (misalnya, cerita dari orang tua/kakek-nenek, foto lama).

  • Pentingnya mengenal lingkungan sekitar.

Profil Pelajar Pancasila

Modul ini berfokus pada pengembangan dimensi Profil Pelajar Pancasila berikut:

  1. Bergotong Royong: Melalui kegiatan diskusi kelompok, proyek bersama, dan presentasi kelompok.

  2. Mandiri: Dalam mencari informasi, menyelesaikan tugas individu, dan mengambil inisiatif dalam pembelajaran.

  3. Bernalar Kritis: Melalui analisis sumber sejarah, membandingkan informasi, dan menarik kesimpulan yang logis.

  4. Kreatif: Dalam menyajikan hasil riset (peta waktu, infografis, video pendek), serta memecahkan masalah dalam proses pembelajaran.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menganalisis sejarah pembentukan dan perkembangan daerah/kota tempat tinggalnya.

  2. Mengidentifikasi peristiwa-peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah lokal daerah/kota tempat tinggalnya.

  3. Menganalisis peran dan kontribusi tokoh-tokoh lokal penting dalam sejarah daerah/kota tempat tinggalnya.

  4. Menyajikan hasil penelusuran sejarah lokal dalam berbagai bentuk kreatif.

  5. Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap sejarah dan warisan budaya lokal.

Indikator Keberhasilan

Peserta didik dikatakan berhasil jika mampu:

  • Menjelaskan secara singkat sejarah awal pembentukan daerah/kota.

  • Mengidentifikasi minimal 3 peristiwa penting dalam sejarah lokal beserta dampaknya.

  • Menyebutkan minimal 2 tokoh lokal penting beserta peran/kontribusinya.

  • Membuat karya (misalnya, peta waktu, infografis, narasi, atau presentasi sederhana) yang merepresentasikan sejarah lokal.

  • Menunjukkan sikap menghargai warisan sejarah dan budaya lokal.


Pertanyaan Pemantik

  • Pernahkah kalian bertanya-tanya, bagaimana ya daerah/kota kita ini terbentuk?

  • Apa saja perubahan yang sudah terjadi di daerah kita dari dulu sampai sekarang?

  • Adakah kejadian-kejadian penting di masa lalu yang membuat daerah kita seperti sekarang?

  • Siapa saja orang-orang hebat dari daerah kita yang berperan penting dalam sejarah?


Daftar Perlengkapan Ajar

  • Papan tulis/Whiteboard

  • Spidol/Alat tulis

  • Proyektor (opsional)

  • Laptop/Komputer

  • Speaker (opsional)

  • Kertas karton/A3

  • Spidol warna/Alat mewarnai

  • Gunting dan lem

  • Bahan-bahan bekas (misalnya, majalah bekas, koran, kardus kecil) untuk diorama/maket sederhana

  • Akses internet (opsional, untuk riset)


Ringkasan Materi Ajar

Pertemuan 1: Jejak Awal Daerah/Kotaku

  • Pengertian Sejarah Lokal: Pentingnya mempelajari sejarah di sekitar kita.

  • Pembentukan Daerah/Kota: Faktor-faktor geografis, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi berdirinya suatu wilayah (misalnya, dekat sungai, jalur perdagangan, atau pusat pemerintahan awal).

  • Perkembangan Awal: Transformasi dari pemukiman sederhana menjadi kota/daerah yang lebih terstruktur.

  • Sumber-sumber Sejarah Lokal: Dokumen lama (arsip), foto lama, cerita rakyat/lisan, bangunan bersejarah, peninggalan artefak.


Pertemuan 2: Peristiwa Penting yang Membentuk Daerahku

  • Identifikasi Peristiwa Penting: Kejadian-kejadian besar yang berpengaruh pada perkembangan daerah/kota (misalnya, bencana alam, pembangunan infrastruktur besar, peristiwa kemerdekaan, perkembangan industri, perubahan nama daerah).

  • Dampak Peristiwa: Bagaimana peristiwa-peristiwa tersebut mengubah kehidupan masyarakat, tata kota, atau kondisi sosial-ekonomi.

  • Kronologi: Menyusun peristiwa penting dalam urutan waktu.


Pertemuan 3: Tokoh-Tokoh Hebat dari Daerahku

  • Kriteria Tokoh Penting: Seseorang yang memiliki kontribusi signifikan (pahlawan daerah, budayawan, pemimpin, seniman, tokoh pendidikan, dll.).

  • Biografi Singkat: Latar belakang, perjuangan/karya, dan dampak kontribusi tokoh terhadap daerah/kota.

  • Nilai-nilai Keteladanan: Mengambil pelajaran dari kehidupan dan perjuangan tokoh-tokoh tersebut.


Pertemuan 4: Karyaku: Mengabadikan Sejarah Lokal

  • Presentasi Kelompok: Menyajikan hasil penelusuran sejarah lokal dalam format kreatif.

  • Refleksi: Mengambil makna dan pelajaran dari proses pembelajaran dan sejarah lokal.


Daftar Lampiran Materi Pendukung

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 1: Identifikasi Sumber Sejarah Lokal.

  • LKPD 2: Kronologi Peristiwa Penting Daerah/Kota.

  • LKPD 3: Profil Tokoh Lokal Pilihan.

  • Contoh Gambar/Foto: Bangunan lama, peta kuno, tokoh lokal (jika ada, sesuaikan dengan daerah Mnj).

  • Rubrik Penilaian Proyek Kelompok/Presentasi.

  • Instrumen Refleksi Peserta Didik.


Langkah Pembelajaran

Pertemuan 1 (80 menit): Jejak Awal Daerah/Kotaku

Pendahuluan (15 menit)

  1. Salam & Doa: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.

  2. Cek Kehadiran: Guru mengecek kehadiran peserta didik.

  3. Apersepsi & Pertanyaan Pemantik: Guru menampilkan foto lama atau video singkat tentang daerah setempat (jika ada) dan mengajukan pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian bertanya-tanya, bagaimana ya daerah/kota kita ini terbentuk? Apa saja perubahan yang sudah terjadi di daerah kita dari dulu sampai sekarang?"

  4. Tujuan Pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

Kegiatan Inti (55 menit)

  1. Curah Pendapat (Berpikir Kritis, Kolaboratif): Guru meminta siswa untuk menebak atau menceritakan secara singkat apa yang mereka ketahui tentang sejarah pembentukan daerah mereka. Catat poin-poin di papan tulis.

  2. Materi Singkat (Mandiri, Bernalar Kritis): Guru menjelaskan ringkasan materi tentang pengertian sejarah lokal, faktor pembentukan daerah/kota, dan jenis-jenis sumber sejarah lokal (misalnya, arsip, foto, cerita lisan, bangunan).

  3. Diskusi Kelompok (Kolaboratif, Berpikir Kritis): Siswa dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang). Setiap kelompok diberikan LKPD 1: Identifikasi Sumber Sejarah Lokal. Mereka diminta untuk mendiskusikan dan mengidentifikasi potensi sumber sejarah yang ada di sekitar mereka (misalnya, cerita dari kakek-nenek, foto lama di rumah, bangunan tua di dekat sekolah, nama jalan).

  4. Presentasi Singkat Kelompok (Kreatif, Gotong Royong): Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan meluruskan konsep yang keliru.

Penutup (10 menit)

  1. Refleksi: Guru bertanya kepada siswa: "Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini tentang daerah kita?"

  2. Penugasan (Mandiri): Siswa ditugaskan untuk mencari 1-2 foto lama daerah/kota mereka (bisa dari internet, buku, atau album keluarga) atau mewawancarai anggota keluarga tertua tentang cerita sejarah lokal.

  3. Penutup: Guru menutup pelajaran.


Pertemuan 2 (80 menit): Peristiwa Penting yang Membentuk Daerahku

Pendahuluan (15 menit)

  1. Salam & Doa: Guru membuka pelajaran.

  2. Review Materi Sebelumnya: Guru mengajak siswa mengingat kembali tentang sumber sejarah lokal.

  3. Apersepsi: Guru meminta beberapa siswa menceritakan hasil wawancara atau menunjukkan foto lama yang mereka bawa (jika ada).

  4. Pertanyaan Pemantik: "Dari foto-foto atau cerita yang kalian dengar, adakah kejadian-kejadian penting di masa lalu yang membuat daerah kita seperti sekarang?"

  5. Tujuan Pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

Kegiatan Inti (55 menit)

  1. Brainstorming Peristiwa (Berpikir Kritis, Kreatif): Guru meminta siswa untuk menyebutkan peristiwa penting yang mereka tahu terjadi di daerah mereka. Guru bisa memancing dengan pertanyaan seperti: "Apakah pernah ada bencana besar?", "Kapan daerah kita mulai punya pasar/sekolah?", "Apa yang terjadi saat kemerdekaan di daerah kita?"

  2. Materi Singkat (Bernalar Kritis): Guru menjelaskan konsep peristiwa penting dan dampaknya, serta bagaimana menyusun kronologi.

  3. Proyek Kelompok - Peta Waktu/Linimasa (Kolaboratif, Kreatif, Bernalar Kritis): Siswa dalam kelompok yang sama (atau diatur ulang jika perlu) diberikan LKPD 2: Kronologi Peristiwa Penting Daerah/Kota dan kertas karton besar. Mereka diminta untuk:

  • Mengidentifikasi minimal 3-5 peristiwa penting dalam sejarah daerah mereka (bisa dibantu dengan referensi dari guru atau pencarian singkat di internet jika memungkinkan).

  • Menyusun peristiwa tersebut secara kronologis (dari yang paling lama ke yang terbaru).

  • Menuliskan dampak singkat dari setiap peristiwa.

  • Mendekorasi peta waktu/linimasa mereka dengan gambar, simbol, atau ilustrasi sederhana.

  • Siswa dapat mencari informasi lebih lanjut dari buku sejarah lokal, situs web pemerintah daerah, atau wawancara singkat (jika ada waktu).

Penutup (10 menit)

  1. Refleksi: Guru meminta siswa untuk menuliskan satu hal menarik yang mereka temukan saat membuat peta waktu.

  2. Penugasan (Gotong Royong): Setiap kelompok menyelesaikan dan merapikan peta waktu/linimasa mereka untuk persiapan presentasi di pertemuan berikutnya.

  3. Penutup: Guru menutup pelajaran.


Pertemuan 3 (80 menit): Tokoh-Tokoh Hebat dari Daerahku

Pendahuluan (15 menit)

  1. Salam & Doa: Guru membuka pelajaran.

  2. Apersepsi: Guru meminta beberapa kelompok untuk menampilkan sebentar peta waktu yang telah dibuat (belum presentasi penuh).

  3. Pertanyaan Pemantik: "Di balik peristiwa-peristiwa penting itu, apakah ada orang-orang hebat yang berperan? Siapa saja orang-orang hebat dari daerah kita yang berperan penting dalam sejarah?"

  4. Tujuan Pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

Kegiatan Inti (55 menit)

  1. Diskusi Kelas (Bernalar Kritis): Guru mengajak siswa berdiskusi tentang kriteria "tokoh penting" dan mengapa kita perlu mengenal mereka.

  2. Materi Singkat: Guru memberikan contoh singkat biografi tokoh lokal dari daerah lain (atau tokoh nasional yang terkait daerah jika sulit menemukan lokal) dan menjelaskan pentingnya meneladani nilai-nilai mereka.

  3. Riset Kelompok - Profil Tokoh Lokal (Mandiri, Kolaboratif, Bernalar Kritis, Kreatif): Setiap kelompok (bisa kelompok yang sama) diberikan LKPD 3: Profil Tokoh Lokal Pilihan. Mereka diminta untuk:

  • Memilih 1-2 tokoh lokal yang dianggap penting (pahlawan daerah, budayawan, pemimpin, tokoh pendidikan, atau tokoh masyarakat lain yang signifikan). Guru dapat memberikan daftar nama tokoh jika siswa kesulitan.

  • Mencari informasi singkat tentang biografi, peran, dan kontribusi tokoh tersebut terhadap daerah (melalui buku, internet, atau informasi dari guru).

  • Menuliskan nilai-nilai keteladanan yang bisa diambil dari tokoh tersebut.

  • Membuat infografis sederhana atau poster profil tokoh di kertas A3 yang menarik.

Penutup (10 menit)

  1. Refleksi: Guru bertanya: "Apa yang membuat kalian kagum dengan tokoh yang kalian pilih?"

  2. Penugasan (Gotong Royong): Setiap kelompok menyelesaikan infografis/poster profil tokoh mereka untuk presentasi di pertemuan selanjutnya.

  3. Penutup: Guru menutup pelajaran.


Pertemuan 4 (80 menit): Karyaku: Mengabadikan Sejarah Lokal

Pendahuluan (15 menit)

  1. Salam & Doa: Guru membuka pelajaran.

  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali tentang pentingnya memahami sejarah lokal.

  3. Persiapan Presentasi: Guru memberikan waktu 5-10 menit untuk setiap kelompok mempersiapkan presentasi akhir.

  4. Tujuan Pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu presentasi dan refleksi akhir.

Kegiatan Inti (55 menit)

  1. Presentasi Kelompok (Gotong Royong, Kreatif, Bernalar Kritis, Mandiri): Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mereka di depan kelas (peta waktu/linimasa dan infografis/poster tokoh).

  • Waktu presentasi per kelompok: 7-8 menit (termasuk tanya jawab singkat).

  • Guru dan kelompok lain memberikan pertanyaan dan umpan balik konstruktif.

  • Guru mengamati partisipasi dan kerja sama setiap anggota kelompok.

  1. Pameran Mini (Opsional): Setelah presentasi, hasil karya dapat dipajang di dinding kelas untuk dilihat semua siswa.

Penutup (10 menit)

  1. Refleksi Akhir Pembelajaran (Mandiri, Bernalar Kritis): Siswa mengisi Instrumen Refleksi Peserta Didik tentang pengalaman mereka belajar sejarah lokal, apa yang mereka rasakan, dan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya untuk melestarikan sejarah daerah.

  2. Penguatan: Guru memberikan apresiasi kepada semua siswa atas usaha dan kreativitas mereka, serta menekankan kembali pentingnya mengenal dan melestarikan sejarah lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

  3. Penutup: Guru menutup pelajaran dengan motivasi dan harapan.


Rencana Asesmen

Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran):

  • Observasi Partisipasi: Guru mengamati keaktifan, kolaborasi, dan kemandirian siswa selama diskusi kelompok dan pengerjaan proyek.

  • Penilaian LKPD: Mengumpulkan dan memeriksa LKPD 1, 2, dan 3 untuk melihat pemahaman konsep dan kemampuan identifikasi.

  • Pertanyaan Lisan: Mengajukan pertanyaan selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman siswa.

  • Refleksi Awal & Akhir: Membaca hasil refleksi siswa untuk memahami pemahaman dan perasaan mereka.

Asesmen Sumatif (Akhir Tema/Proyek):

  • Penilaian Proyek Kelompok:

  • Peta Waktu/Linimasa: Penilaian berdasarkan kelengkapan peristiwa, akurasi kronologi, dampak yang dijelaskan, dan kreativitas visual. (Lihat Rubrik Penilaian Proyek Kelompok di lampiran)

  • Infografis/Poster Profil Tokoh: Penilaian berdasarkan kelengkapan informasi biografi, relevansi peran/kontribusi, identifikasi nilai keteladanan, dan kreativitas visual. (Lihat Rubrik Penilaian Proyek Kelompok di lampiran)

  • Penilaian Presentasi: Penilaian berdasarkan kelancaran penyampaian, pemahaman materi, kerja sama kelompok, dan kemampuan menjawab pertanyaan. (Lihat Rubrik Penilaian Proyek Kelompok di lampiran)


Rencana Diferensiasi

  • Diferensiasi Konten:

  • Untuk siswa yang cepat memahami, dapat diberikan tantangan tambahan untuk mencari sumber sejarah yang lebih kompleks (misalnya, membaca naskah kuno sederhana jika ada, atau menelusuri nama-nama jalan dan artinya).

  • Untuk siswa yang membutuhkan dukungan, guru dapat memberikan materi ringkas yang lebih sederhana atau visual yang lebih banyak.

  • Diferensiasi Proses:

  • Pendampingan Kelompok: Guru akan berkeliling dan memberikan bimbingan individual atau kelompok sesuai kebutuhan, terutama bagi kelompok yang mengalami kesulitan dalam riset atau pengerjaan proyek.

  • Pilihan Bentuk Sajian: Meskipun ada panduan peta waktu dan infografis, siswa bisa diberi sedikit kebebasan dalam mendesain (misalnya, menggunakan diorama sederhana, video pendek, atau presentasi digital jika fasilitas memungkinkan) selama inti informasinya tersampaikan.

  • Peran dalam Kelompok: Guru dapat membantu siswa membagi peran dalam kelompok sesuai dengan minat dan kekuatan mereka (misalnya, ada yang ahli menggambar, ada yang ahli menulis, ada yang ahli presentasi).

  • Diferensiasi Produk:

  • Produk akhir (peta waktu dan infografis) sudah cukup bervariasi. Guru bisa memberikan pilihan tambahan untuk siswa yang ingin mengeksplorasi format lain (misalnya, membuat puisi atau cerita pendek yang terinspirasi sejarah lokal).

Sarana dan Prasarana

  • Ruang Kelas: Kondusif untuk diskusi dan kerja kelompok.

  • Papan Tulis/Whiteboard: Untuk menuliskan ide-ide dan ringkasan materi.

  • Proyektor & Layar: Jika memungkinkan, untuk menampilkan gambar/video dan materi pendukung.

  • Koneksi Internet: Jika memungkinkan, untuk mencari informasi dan referensi.

  • Bahan Habis Pakai: Kertas karton, spidol warna, lem, gunting, alat mewarnai.

Referensi Materi/Media Pembelajaran

  • Buku IPS Kelas VII Kurikulum Merdeka.

  • Modul ajar IPS dari PUSDIKLAT KEMDIKBUD.

  • Situs web resmi pemerintah daerah setempat (misalnya, Dinas Pariwisata, Arsip Daerah, atau laman sejarah kota/kabupaten).

  • Buku sejarah lokal daerah/kota (jika tersedia di perpustakaan sekolah/daerah).

  • Artikel atau berita daring tentang sejarah daerah.

  • Video dokumenter pendek tentang daerah setempat (jika ada).

  • Wawancara dengan tokoh masyarakat/sesepuh setempat (jika memungkinkan dan relevan).

Lembar Kerja/Latihan/Asesmen

Lampiran 1: LKPD 1 - Identifikasi Sumber Sejarah Lokal

Nama Kelompok:

Anggota:

Petunjuk: Diskusikan dalam kelompokmu dan identifikasi potensi sumber sejarah yang ada di sekitar daerah/kotamu.

No.

Jenis Sumber Sejarah

Contoh Spesifik di Daerahmu

Bagaimana Cara Mendapatkannya?

1.

Cerita Lisan (dari orang tua/kakek-nenek, tokoh masyarakat)



2.

Foto Lama (album keluarga, arsip desa/kota)



3.

Bangunan Bersejarah/Cagar Budaya



4.

Nama Jalan/Tempat



5.

Dokumen Lama (akta, surat-surat tua, sertifikat)



6.

Artefak/Benda Peninggalan



7.

Lain-lain (sebutkan)



Lampiran 2: LKPD 2 - Kronologi Peristiwa Penting Daerah/Kota

Nama Kelompok:

Anggota:

Petunjuk: Buatlah peta waktu/linimasa peristiwa penting di daerah/kotamu.

  1. Identifikasi minimal 3-5 peristiwa penting.

  2. Urutkan secara kronologis (dari tahun paling lama ke paling baru).

  3. Jelaskan singkat peristiwa dan dampaknya.

  4. Gunakan gambar/simbol untuk memperindah.

(Contoh layout di kertas A3/karton)


[Gambar/Ilustrasi]
TAHUN XXXX
Peristiwa A:
Deskripsi singkat peristiwa
Dampak:

-------------------------------------> (Garis waktu)

[Gambar/Ilustrasi]
TAHUN YYYY
Peristiwa B:
Deskripsi singkat peristiwa
Dampak:

[Gambar/Ilustrasi]
TAHUN ZZZZ
Peristiwa C:
Deskripsi singkat peristiwa
Dampak:

Lampiran 3: LKPD 3 - Profil Tokoh Lokal Pilihan

Nama Kelompok:

Anggota:

Petunjuk: Pilih 1-2 tokoh lokal penting dari daerah/kotamu. Buatlah infografis/poster profil mereka.

Nama Tokoh:

Asal Daerah:

Foto/Ilustrasi Tokoh

Lahir: (Tahun/Tempat)

Meninggal: (Tahun/Tempat, jika sudah)

Bidang Kontribusi: (Misal: Pendidikan, Seni, Politik, Perjuangan, Budaya)

Peran Penting/Karya Utama:

(Jelaskan kontribusi atau karya besar tokoh terhadap daerah/kota)

1.

2.

3.

Nilai Keteladanan:

(Tuliskan 2-3 sifat/nilai baik dari tokoh yang bisa diteladani)

1.

2.

Lampiran 4: Rubrik Penilaian Proyek Kelompok (Peta Waktu & Infografis)

Aspek Penilaian

Skor 4 (Sangat Baik)

Skor 3 (Baik)

Skor 2 (Cukup)

Skor 1 (Kurang)

Isi (Kesesuaian & Akurasi)

Informasi lengkap dan sangat akurat, relevan dengan tema.

Informasi lengkap dan akurat, relevan.

Informasi cukup lengkap, beberapa kurang akurat/relevan.

Informasi tidak lengkap dan banyak tidak akurat/relevan.

Kronologi (Peta Waktu)

Urutan peristiwa sangat tepat dan jelas.

Urutan peristiwa tepat.

Urutan peristiwa kurang tepat di beberapa bagian.

Urutan peristiwa salah/tidak jelas.

Dampak Peristiwa (Peta Waktu)

Dampak dijelaskan secara jelas dan mendalam.

Dampak dijelaskan dengan jelas.

Dampak kurang jelas/tidak mendalam.

Dampak tidak dijelaskan.

Identifikasi Nilai Keteladanan (Infografis)

Nilai keteladanan diidentifikasi secara jelas dan relevan.

Nilai keteladanan diidentifikasi jelas.

Nilai keteladanan kurang jelas/kurang relevan.

Nilai keteladanan tidak diidentifikasi.

Kreativitas & Estetika

Desain sangat menarik, rapi, dan inovatif.

Desain menarik dan rapi.

Desain cukup menarik namun kurang rapi.

Desain kurang menarik dan tidak rapi.

Kolaborasi Kelompok

Semua anggota aktif berkontribusi dan bekerja sama dengan sangat baik.

Semua anggota berkontribusi dan bekerja sama dengan baik.

Ada beberapa anggota kurang berkontribusi/bekerja sama.

Mayoritas anggota tidak berkontribusi/bekerja sama.

Presentasi

Penyampaian sangat jelas, percaya diri, dan menarik. Mampu menjawab pertanyaan dengan baik.

Penyampaian jelas, percaya diri. Mampu menjawab pertanyaan.

Penyampaian cukup jelas, kurang percaya diri. Kurang mampu menjawab pertanyaan.

Penyampaian tidak jelas dan tidak mampu menjawab pertanyaan.

Total Skor: /28

Konversi Nilai: (Total Skor / 28) * 100


Instrumen Refleksi Peserta Didik


Nama:

Kelas:

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur:

  1. Apa saja hal baru yang kamu pelajari tentang sejarah daerah/kotamu setelah mengikuti pelajaran ini?

  2. Bagian mana dari pelajaran ini yang paling kamu sukai? Mengapa?

  3. Bagian mana yang menurutmu paling sulit? Mengapa?

  4. Apa peran yang paling kamu sukai saat bekerja dalam kelompok? Mengapa?

  5. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk mengetahui sejarah daerah/kota tempat tinggal kita?

  6. Setelah mempelajari ini, apa yang akan kamu lakukan untuk ikut melestarikan sejarah dan budaya daerahmu?

  7. Saran apa yang ingin kamu berikan agar pelajaran IPS selanjutnya lebih menarik?


Semoga modul ajar ini bermanfaat 🙏🙏🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penggunaan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Materi Pola Bilangan.

Modul Ajar Bahasa Inggris: Kls 7 sem ganjil Describing People