Modul ajar IPS untuk kelas 7 semester 2 dengan tema "Ekonomi Kreatif dan Potensi Pengembangannya, serta Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal" Tema: Ekonomi Kreatif dan Potensi Pengembangannya, serta Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Identitas Modul Nama Sekolah: SMP Negeri 3 Mnj Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fase/Kelas: D/VII (Tujuh) Semester: 2 (Dua) Tahun Ajaran: 2025/2026 Alokasi Waktu: 4 Pertemuan (4 x 80 menit = 320 menit) Guru Mata Pelajaran: Dody Dz, S.Pd. Kompetensi Awal Siswa diharapkan telah memiliki pemahaman dasar tentang: Konsep kebutuhan dan kelangkaan dalam kegiatan ekonomi. Interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi. Jenis-jenis kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Profil Pelajar Pancasila Modul ini berfokus pada pengembangan Profil Pelajar Pancasila berikut: Bergotong Royong: Melalui kerja kelompok dan proyek bersa...
Link👇 Youtube Mendengarkan musik yang bersemangat di pagi hari bisa memberikan berbagai manfaat positif untuk tubuh dan pikiran. Ini adalah cara sederhana tapi efektif untuk memulai hari dengan energi dan suasana hati yang baik. Manfaat Mendengarkan Musik yang Bersemangat di Pagi Hari 1. Meningkatkan Mood dan Mengurangi Stres Musik yang bersemangat, terutama yang memiliki tempo cepat dan melodi ceria, bisa merangsang otak untuk melepaskan dopamin dan serotonin. Kedua hormon ini dikenal sebagai "hormon kebahagiaan" yang membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi perasaan cemas atau stres. Memulai hari dengan mood yang baik akan membuat Anda lebih siap menghadapi tantangan. 2. Meningkatkan Energi dan Produktivitas Mendengarkan musik dengan tempo cepat di pagi hari bisa meningkatkan detak jantung dan aliran darah, membuat tubuh terasa lebih bersemangat dan tidak lesu. Hal ini mirip dengan efek berolahraga ringan. Energi ekstra ini sangat membantu saat Anda bersiap untu...
modul ajar dengan pendekatan Deep Learning untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, topik Recount Text, untuk siswa kelas 8 semester genap SMP, Modul Ajar Bahasa Inggris: Recount Text A. Informasi Umum Nama Penulis/Penyusun: Doddy, S.Pd Institusi: SMP Negeri 3 Tgr Tahun Penyusunan: 2025 Jenjang Sekolah/Tingkat: Fase D/Kelas 8 Semester: Genap Mata Pelajaran: Bahasa Inggris Topik/Materi Pokok: Teks Rekon (Recount Texts): Tema ini melibatkan cerita tentang pengalaman masa lalu, baik pribadi maupun orang lain. Siswa akan belajar menggunakan bentuk lampau (past tense), konjungsi waktu (temporal conjunctions), dan menyusun peristiwa secara kronologis. Alokasi Waktu: 4 Pertemuan x 80 menit = 320 menit Kata Kunci: Recount Text, Past Tense, Temporal Conjunctions, Chronological Order, Deep Learning, Problem-Based Learning. Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL) Pendekatan: Deep Learning Sarana & Prasarana: Akses internet stabil (untuk riset dan eksplorasi video/audio) Komputer/La...
M odul ajar dengan pendekatan Deep Learning bahasa Indonesia kls 7/ ganjil deep learning kurikulum nasional Modul Ajar Bahasa Indonesia A. Informasi Umum Nama Penulis/Penyusun: Doddy, S.Pd Institusi: SMP Negeri 3 Tgr Tahun Penyusunan: 2025 Jenjang Sekolah/Tingkat: Fase D/Kelas 7 Semester: Ganjil Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia Topik/Materi Pokok: Memahami Isi Teks Deskripsi: Mengenali ciri objek, tujuan, dan isi teks deskripsi. Siswa akan belajar mengidentifikasi informasi eksplisit dan tersirat dari teks deskripsi lisan maupun tulis, serta menyimpulkannya. Alokasi Waktu: 2 Pertemuan (2 x 80 menit = 160 menit) Kata Kunci: Teks deskripsi, ciri objek, tujuan teks, informasi eksplisit, informasi tersirat, menyimpulkan, Problem-Based Learning, Deep Learning. Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL) Pendekatan: Deep Learning Sarana & Prasarana: Proyektor/Infocus Papan tulis/Whiteboard Spidol/Alat tulis Teks deskripsi (cetak/digital) Gambar/Video objek deskripsi Kamus Besar Baha...
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dalam konteks ini, inovasi dalam penyajian pengajaran oleh guru sangatlah penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Sebagaimana dikemukakan oleh Johnson (2021), "Metode pengajaran yang statis cenderung membosankan dan kurang efektif dalam menarik perhatian siswa di era digital ini, sehingga inovasi menjadi keharusan." Guru dituntut untuk tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga merancang pengalaman belajar yang relevan, menarik, dan adaptif terhadap kebutuhan serta karakteristik siswa yang beragam. Peran guru sebagai fasilitator pembelajaran menjadi krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Inovasi tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup strategi, pendekatan, dan evaluasi pembelajaran. Menurut Chen (2019), "Guru yang mampu berinovasi dalam penyampaian materi akan lebih berhasil d...
Komentar
Posting Komentar